Berbagai bukti ilmiah menyatakan
perilaku merokok merupakan salah satu faktor risiko yang menyebabkan kesakitan
dan kematian akibat penyakit tidak menular seperti: penyakit jantung koroner,
hipertensi, strok, gangguan pernapasan dan kanker, impotensi gangguan kehamilan
dan janin. Agar terhindar dari semua itu, mulai sekarang jauhilah rokok dan
paparan asap rokok dalam kehidupan sehari-hari.
Secara umum, rokok adalah hasil olahan
tembakau, termasuk cerutu dan bentuk lainnya. Rokok
adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi
tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau
yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan
membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lainnya (wikipedia).
Banyak
bentuk atau jenis rokok, diantaranya :
- Rokok Kretek Batang,
yaitu tembakau yang dibungkus kertas, ada yang kretek dan filter
- Rokok Cerutu, yaitu
Sejenis rokok dengan tembakau murni dalam bentuk lembaran.
- Rokok Pipa/Canglong,
yaitu rokok dengan tembakaunya langsung dimasukkan ke dalam pipa laludibakar.
- Rokok Shisa, yaitu
rokok ini lebih dikenal dengan rokok arab yang tembakaunya dicampur
denganbuah-buahan
- Rokok Susur, yaitu
tembakau yang langsung dihisap dan dicampur daun sirih, kapur dan pinang
- Rokok Kunyah/Permen, yaitu produk tembakau yang dihisap seperti permen
- Rokok Elektrik (Vape, e-cigaro), Sebuah inovasi baru dari bentuk rokok tradisional menjadi rokokmodern. Rokok elektrik adalah suatu alat yang berfungsi seperti rokok namun tidak menggunakan ataupun membakar daun tembakau, melainkan mengubah cairan menjadi uap yang dihisap oleh perokok ke dalam paru - parunya, rokok elektronik umumnya mengandung nikotin, zat kimia lain, serta perasa/flavour dan bersifat toksik/racun.
Zat yang terkandung dalam rokok batangan :
- Nikotin, zat yang bisa menyebabkan seorang ketagihan utnuk terus menghisap rokok.
- Tar, Bahan dasar pembuatan aspal yang dapat menempel di paru-paru dan bisa menimbulkan iritasi, bahkan kanker.
- Karbon monoksida, Gas yang menimbulkan penyakit jantung.
- Zat karsinogen, dapat memicu pertumbuhan sel kanker dalam tubuh
- Zat iritan, dapat mengotori saluran udara dan kantung udara dalam paru-paru, dapat menyebabkan batuk.
Sebagaimana kita ketahui zat-zat asing
berbahaya yang dihisap oleh perokok tersebut adalah zat yang terkandung dalam
dalam asap rokok dan ada 4000 zat kimia yang terdapat dalam sebatang rokok, 400
tergolong zat yang berbahaya misalnya : hidrogen sianida (HCN) , arsen, amonia,
polonium, dan karbon monoksida (CO). Zat kimia yang dikeluarkan ini terdiri
dari komponen gas 85 % dan partikel, dan 43 zat penyebab kanker (karsinogenik).
Zat yang terkandung dalam rokok elektrik :
- Propilen Glikol, mengiritasi paru-paru dan mata, gangguan saluran pernapasan seperti Asma, sesak nafas.
- Nikotin, efek candu yang memicu depresi, kepala pusing, nafas terengah-engah.
- Perisadiasetil, penyakit paru obstruktif kronis. ( P2PTM KEMENKES RI)
Cara menghindari pengaruh untuk merokok
- Hindari berkumpul dengan teman -
teman yang sedang merokok
- Yakinlah,bahwa rokok bukan satu -
satunya sarana pergaulan
- Jangan malu mengatakan bahwa diri
kita bukan perokok
- Perbanyak mencari informasi tentang
bahaya rokok
- Hindari sesuatu yang terkait tentang
rokok ( sponsor, iklan, poster, rokok gratis )
- Lakukan hal - hal positif lainnya, seperti : olahraga, membaca atau hobi lain yang menyehatkan. (P2PTM KEMENKES RI)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar