Corona virus (CoV) adalah keluarga
besar virus yang menyebabkan penyakit mulai dari gejala ringan sampai berat.
Ada setidaknya 2 jenis coronavirus yang diketahui menyebabkan penyakit yang
dapat menimbulkan gejala berat seperti Middle East Respiratory Syndrome
(MERS--CoV) dan Srver Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV). Novel coronavirus
(2019-nCoV) adalah virus jenis baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya
pada manusia.
Saat ini corona virus sudah berkembang dan memiliki varian terbaru, yaitu adalah micron. Omicron ( B.1.1.529) adalah salah satu varian/turunan jenis baru dari virus COVID-19 yang dilaporkan pertama kali di afrika Selatan. Virus ini memiliki sfat yang lebih menular dan mempengaruhi kekebalan tuuh (baik yang diperoleh oleh infeksi alami maupun vaksinasi).
Pandemi COVID-19 telah memengaruhi hampir setiap aspek dalam kehidupan, termasuk aktivitas harian masyarakat, terutama kelompok remaja. Bagaimana tidak, penerapan physical distancing dan penutupan sekolah membuat mereka tidak dapat beraktivitas normal. Kurangnya aktivitas terutama fisik mampu mempengaruhi kesehatan seperti :
1. Penurunan sistem imun
2. Mudah lelah dalam beraktifitas
3. Pusing
4. pegal-pegal hingga menjadi kurang produktif
5. metabolisme melambat
6. insomnia
Bukan hanya mempengaruhi masalah fisik
saja pandemi covid-19 juga mampu mempengaruhi mental remaja seperti :
1. depresi
2. kecemasan yang berlebih
3. perubahan pola tidur
4. sulit berkonsentrasi
Bagaimana cara untuk pencegahan virus corona atau covid varian omicron ini???
Cara pencegahan yang terbaik adalah dengan mematuhi protocol kesehatan dan menerapkan 5M, yaitu :
Anda diharapkan untuk memakai masker saat berada di luar rumah,
atau ketika berkumpul bersama kerabat di mana pun berada.
b. Mencuci Tangan
Anda mesti mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun secara berkala. Jika tak ada air dan sabun, Anda bisa menggunakan hand sanitizer untuk membersihkan tangan dari
kuman-kuman yang menempel.
c. Menjaga Jarak
Jika ada keperluan mendesak yang membuat Anda harus pergi ke luar rumah, ingatlah untuk menjaga jarak satu sama lain. Jarak yang dianjurkan adalah 1 hingga 2 meter dari orang sekitar Anda.
d. Menjauhi Kerumunan
Anda juga diminta untuk menjauhi kerumunan saat berada di luar rumah. Ingat, semakin banyak dan sering Anda bertemu orang, kemungkinan terinfeksi corona bisa semakin tinggi.
e. Mengurangi Mobilitas
Jika tidak ada keperluan yang mendesak, tetaplah berada di rumah. Meski sehat dan tidak ada gejala penyakit, belum tentu Anda pulang ke rumah dengan keadaan yang masih sama
(WHO, 2020).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar